Berita Kota Bukittinggi

Delapan Sekolah di Bukittinggi Raih Adiwiyata




Walikota Bukittinggi serahkan reward bagi 8 sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata 2018. Reward tersebut diserahkan pada kegiatan peresmian kantor baru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi di daerah Talao, Kelurahan Camapago Guguk Bulek, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Senin, (21/01).

Dari 8 sekolah yang menerima reward penghargaan Adiwiyata 2018 tersebut, 1 sekolah diantaranya meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri, 1 sekolah meraih penghargaan Adiwiyata Nasional, 4 sekolah meraih Adiwiyata Propinsi dan 2 sekolah meraih adiwiyata tingkat Kota Bukittinggi.
Adapun 8 sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata 2018 itu yakni, SDN 04 Birugo meraih Adiwiyata Mandiri dan SDN 02 Percontohan meraih Adiwiyata Nasional. Sedangkan untuk Adiwiyata Provinsi yakni SDN 07 Belakang, SDN 09 Belakang Balok, SDN 01 Campago Ipuh dan SDN 10 Sapiran. Untuk Adiwiyata kota yakni SDN 01 Benteng Pasar Atas dan SDN 03 Pakan Kurai.

“Alhamdulillah kita bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh 8 sekolah Adiwiyata ini, baik itu Adiwiyata Mandiri, Nasional, Provinsi dan Kota. Kita semua mengetahui, bahwa Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup, sehingga terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, asri, sehat, dan nyaman,” kata Walikota Ramlan Nurmatias usai penyerahan reward tersebut.

Menurut Ramlan, reward yang diberikan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah terhadap keberhasilan yang diraih oleh sekolah Adiwiyata tersebut. 8 sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata ini dinilai berhasil dalam membangun sekolah yang berwawasan lingkungan.

“Kita berharap kedepannya, agar semua sekolah di Bukittinggi menjadi sekolah Adiwiyata. Bagi sekolah yang menerima diharapkan untuk dapat terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi tersebut. Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat atas penghargaan sekolah Adiwiyata yang diterima,” ujar Ramlan.

Terpisah Kepala SDN 04 Birugo Erita. menyampaikan rasa haru dan bangga atas penghargaan Adiwiyata Mandiri yang diperoleh SDN 04 Birugo. Penghargaan yang diterima tentunya tidak lepas dari dukungan dan kerjasama dari semua pihak dan tim adiwiyata di sekolah. Begitu juga dukungan yang diberikan oleh Pemko Bukittinggi.

“Alhamdulillah penantian kita untuk mencapai gelar tertinggi program Adiwiyata akhirnya terwujud. Kita menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama ini. Karna tanpa dukungan yang diberikan mustahil Adiwiyata Mandiri ini kita peroleh. Prestasi yang kita peroleh ini adalah prestasi kita semua,” kata Erita didampingi Kepala SDN 09 Belakang Balok Tri Murti.

Sementara itu Kepala SDN 02 Percontohan Bukittinggi Sri Rahmayenti mengatakan, dengan ditetapkannya SDN 02 Percontohan sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, tentu kedepannya pihak sekolah bertekad untuk maju dalam penilaian Adiwiyata Mandiri 2019.

“Untuk maju penilaian Adiwiyata Mandiri ini, tentu sejumlah persiapan harus kita lakukan, salah satunya adalah membina tiga sekolah yang belum mencapai Adiwiyata, disamping harus meningkatkan kerjasama dengan semua pihak,” kata Sri Rahmayenti yang juga didampingi Kepala SDN 07 Belakang Balok Efri Yenni.

Reward yang diterima oleh sekolah Adiwiyata 2018 ini yakni, untuk sekolah Adiwiyata Mandiri sebesar Rp 10 juta, Adiwiyata Nasional Rp 6 juta, Adiwiyata Propinsi Rp 4 juta dan Adiwiyata kota Rp 2 Juta. (Ylm)

LINK DIREKTORI