Berita Kota Bukittinggi

Kecamatan ABTB Gelar Musrenbang, Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Prioritas




Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tingkat Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) yang dilaksanakan di aula kantor Camat tersebut pada Selasa, (18/2).

Camat ABTB Hendry dalam laporannya mengatakan bahwa sebelum dilaksanakannya Musrenbang Kecamatan ini telah dilaksanakan Musrenbang ditingkat Kelurahan yang juga turut dihadiri oleh Kepala SKPD sebagai nara sumber terhadap usulan yang diajukan oleh masyarakat, juga dikatakan bahwa yang menjadi prioritas usulan dari masing – masing kelurahan adalah masalah Pendidikan dan Kesehatan serta persoalan infrastruktur.

“dalam pelaksanaan Musrenbang di tingkat kelurahan yang menjadi prioritas adalah bidang Pendidian dan Kesehatan serta infrastuktur. Makanya banyak sekali yang mengusulkan untuk perbaikan sarana dan prasarana bidang pendidikan maupun kesehatan seperti perbaikan posyandu dan termasuk usulan untuk pembangunan Puskesmas di wilayah Birugo” ujarnya.

Hendry juga mengatakan bahwa pada Murenbang tingkat Kecamatan tidak lagi membahas usulan 3  prioritas dari masing – masing kelurahan, tetapi adalah menyepakati program prioritas berdasarkan tugas pokok dan fungsi SKPD dan hasil Musrenbang Kecamatan nantinya dijadikan sebagai bahan penyususnan rencana kerja SKPD yang tentunya akan dibahas lebih lanjut dalam forum SKPD, ujarnya.

Sementara itu Walikota Ramlan Nurmatias mengatakan pentingnya sebuah perencanaan dalam setiap pembangunan, begitupun dengan musrenbang Kecamatan yang bertujuan untuk menampung berbagai aspirasi, masukan dan ide yang konstruktif dan membangun dari seluruh lapisan masyarakat yang nantinya diselaraskan dengan rencana dan prioritas yang telah disusun pemerintah kota.

“pada hari ini kita berbicara soal perencanaan, masalah perencanaan apabila perencanaan itu baik, maka akan baik hasilnya tetapi apabila sebuah perencanaan tidak matang adalah kegagalan bagi kita, untuk itu perlu sebuah perencanaan yang lebih jelas, terukur dan jelas manfaatnya” sebut Walikota Ramlan.

Kemudian Ramlan juga mencontohkan bahwa Kota Bukittinggi pada tanggal 10 Februari 2020 yang lalu menerima nilai SAKIP dengan predikat BB dari Menteri PAN dan RB, dengan nilai tersebut berarti perencanaan pertanggungjawaban keuangan pemerintah daerah itu sudah sesuai sebagaimana yang diharapakan oleh pemerintah pusat.

Dikatakan, dengn nilai Sakip BB tersebut Pemda mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp. 8,9 milyar untuk tahun 2021, sebagaimana tahun lalu Bukittinggi mendapatkan dana DID sebesar Rp. 62,8 milyar yang merupakan perolehan DID terbesar di Sumatera Barat, ini adalah bukti bahwa kita bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan dan oleh pemerintah pusat penilaian ini dimulai dari perencanaan dan bagaimana daripada hasil akhir dari perencanaan itu bermanfaat apa tidak, kita ingin membangun kota ini tidak hanya dari pemerintah saja, tetapi bagaimana keterlibatan masyarakatnya, artinya potensi itu kita  gali dari bawah untuk diusulkan dan untuk kepentingan masyarakat tentunya, ungkap Ramlan.

Ramlan juga mengapresiasi kehadiran dan antusias dari tokoh masyarakat untuk menghadiri Musrenbang dan memenuhi aula kantar camat ABTB. Terlihat hadir Asisten III Setdako, Kapolsek, Ka.SKPD dilingkungan Pemko Bukittinggi, Tokoh Masyarakat, niniak mamak, bundo kandung serta undangan liannya. (Ylm)

LINK DIREKTORI