Berita Kota Bukittinggi

Walikota Ramlan Buka Seminar Sehari tentang Etika dan Estetika menurut ABS-SBK




 

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bukittinggi, dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 139 tahun menggelar Seminar Sehari dengan mengambil tema “Etika dan Estetika Menurut Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah di Minangkabau” yang dilaksanakan di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Selasa (10/4).

Kegiatan ini dihadiri, Walikota, Wakil Walikota, ketua Bundo Kanduang Sumbar, ketua Bundo Kanduang Bukittinggi, ketua GOW Bukittinggi, Ketua Dharmawanita, perwakilan organisasi wanita yang ada, sejumlah kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, selaku pelindung GOW Kota Bukittinggi mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan hari ini, mengingat tema yang diangkat pada seminar sehari tersebut sangatlah kekinian dan menyangkut persoalan sosial kemasyarakatan yang berkembang di tengah – tengah masyarakat saat ini.

“Pemerintah Kota siap selalu mendorong penuh kegiatan yang menunjang untuk kemasyarakatan sebagaimana yang dilaksanakan GOW hari ini. Organisasi Wanita ini tentu banyak bidangnya, setiap kegiatan yang dilakukan terus dilakukan evaluasi dan diharapkan dapat tercipta program dan inovasi baru. Hal ini dilakukan agar GOW sendiri selaku mitra kerja pemerintah dapat melaksanakan, seperti salah satunya dalam rangka mengantisipasi dan menekan persoalan sosial kemasyarakatan”, harap Walikota Ramlan.

Bundo Kanduang Kota Bukittiggi Efni, selaku ketua panitia  melaporkan bahwa  seminar sehari yang dilaksanakan ini mengingat kaum perempuan di Bukittinggi butuh penambahan wawasan menurut adat dan budaya Minangkabau dalam rangka mengantisipasi permasalahan sosial di masyarakat.

“Adat yang dimaksud seperti cara berpakaian, cara bertutur kata dan cara bersikap terhadap keluarga dan lingkungan, hal ini juga selaras dengan program Sekolah Keluarga yang telah dilaunching dan dijalankan oleh TP PKK Kota Bukittinggi”, jelasnya.

Sementara itu Ketua GOW Ny.Khadijah Irwandi menyampaikan bahwa Seminar dan peringatan Hari Kartini dirangkaikan peran ibu selalu sinergi dengan dua tema ini.  Dimana fungsi perempuan dalam keluarga sangatlah strategis, termasuk dalam pemerintahan sendiri. Seminar ini perlu dilaksanakan karena saat ini sudah banyak timbul masalah sosial, terutama pada generasi muda.

“GOW merupakan gabungan dari 21 organisasi wanita, hingga saat ini terdapat 4.026 anggota yang tergabung dalam GOW. Peserta yang mengikuti seminar hari ini diharapkan mampu menerapkan hasil seminar ini ditengah masyarakat. Sehingga GOW pun dapat mengantisipasi apapun gejolak yang akan timbul. Para  ibu di rumah tangga juga dituntut mampu menjadi tameng dan menyelesaikan masalah sosial yang timbuk di keluarga dan lingkungan dengan berpijak pada adat dan budaya Minangkabau, Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, itu yang kita harapkan”, ujarnya.

Seminar Sehari yang dilaksanakan dalam bentuk Panel dengan dua segmen, menghadirkan 2 (dua) orang nara Sumber Ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumatera Barat Prof.DR.Ir.Puti Reno Raudah Tahyib dengan materi Etika dan Estetika Menurut Adat basyanadi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah dan Tati Yasmarni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB Kota Bukittinggi dengan materi Sekolah Keluarga dalam Mendukung Ketahanan Keluarga. (Ylm)

 

  • 21-12-2016

    Kegiatan Ulang Tahun Kota Bukittinggi yang ke-232

LINK DIREKTORI