Berita Kota Bukittinggi

Walikota Ramlan Nurmatias Resmikan Kantor DLH Bukittinggi




Walikota Bukittinggi meresmikan secara langsung kantor dinas lingkungan hidup, yang berada di Talao, kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Senin (21/01). Peresmian ini juga dihadiri Wakil Walikota, Anggota DPR RI, Ade Rizki Pratama, pimpinan dan anggota DPRD Bukittinggi, Sekda, Kepala OPD, TP PKK, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Forum Kota Sehat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bukittinggi, Supadria, menjelaskan kantor dinas lingkungan hidup Bukittinggi, dibangun secara bertahap dengan dana APBD tshun 2017 sebesar Rp 6,9 milyar, dilanjutkan dengan dana APBD 2018, sebesar Rp 4,2 Milyar. Dinas lingkungan hidup ini merupakan milik semua masyarakat Bukittinggi.

“Kantor ini dibangun dengan dana sebesar Rp 11 milyar. Dibangun dengan konsep classic dan green building. Kantor ini dibangun dengan 17 ruangan dan mampu menampung seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup kota Bukittinggi,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya kantor baru ini, dapat menambah semangat kerja dan memperkuat daya peka jajaran DLH dalam menjaga kebersihan lingkungan di Bukittinggi. Selanjutnya, upaya dari DLH menjaga kebersihan lingkungan hidup, terus dimaksimalkan. Terbukti, sejak tiga tahun terakhir, Bukittinggi berhasil meraih piala adipura secara berturut-turut.

“Kedepan ini akan kita pertahankan dan ditingkatkan. Kami pun mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari dan bersma-sama menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” harapnya.

Tokoh Masyarakat MKS, Inyiak Tuanku Marajo, mengapresiasi kehadiran kantor LH yang baru di kawasan Talao. “Dengan adanya kantor baru ini diharapakn mampu memberikan semangat kerja bagi pegawai dinas lingkungan hidup. Kami juga berharap jalan menuju kantor dan lingkungan sekitar kantor LH yang baru ini , dapat dimaksimalkan oleh pemerintah kota Bukittinggi,” ungkap Tuanku Marajo.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, dipilihnya Guguak Bulek ini sebagai lokasi kantor Lingkungan Hidup, karena Guguak Bulek perlu pengembangan. Selain itu, kantor LH harus memiliki lahan yang besar, agar dapat menampung 154 pegawai dan 150 pegawai kontrak.

“Kantor LH ini berdiri di atas lahan seluas 2500 meter. Terima kasih kepada DPRD yang telah menyetujui anggaran untuk pembangunan ini. Kantor LH ini diharapkan dapat memacu semangat untuk melahirkan inovasi baru dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Ramlan.

Walikota juga menjelaskan, jalan menuju kantor LH dan daerah Talao ini akan diaspal dengan anggaran sekitar Rp 4 milyar. Sehingga daerah Guguak Bulek akan dikembangkan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Dengan adanya kantor LH ini, kelurahan Guguak Bulek, akan dijadikan proyek percontohan pengelolaan lingkungan bersih di Bukittinggi. Sehingga kedepannya seluruh daerah di kota ini dapat menjadi lingkungan bersih dan sehat,” pungkas Wako.

Dalam kegiatan ini, juga diserahkan sejumlah penghargaan sekolah adiwiyata mandiri tingkat nasional, provinsi dan kota Bukittinggi, kepada sekolah yang dinilai menjadi sekolah sehat dan ramah lingkungan. (Ylm)

 

LINK DIREKTORI