Jajaran Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi secara berkelanjutan terus melakukan perbaikan dalam sistem Penerimaaan Siswa Baru (PSB). Berbagai inovasi terus diusung guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dunia pendidikan, terutama para siswa di Kota Jam Gadang ni.
Seperti diungkapkan Plt. Walikota, Drs.H.Khairul, saat dialog interaktif Selamat Pagi Walikota di ruangannya, Selasa (22/6). Dalam penerimaan siswa baru (PSB), Bukittinggi tetap mengutamakan peningkatan mutu pendidikan dan mencapai SDM yang berkualitas. Untuk itu dibutuhkan komitmen dari semua pihak untuk menyelenggarakan PSB dengan transparan dan sesuai dengan standar operasional prosedural yang telah disepakati.
“Kita berharap dengan sistem yang diselenggarakan , tidak ada lagi siswa Bukittinggi yang tidak tertampung dan tidak bersekolah”, tegas Khairul.Sementara Ellya Makmur menjelaskan untuk Sekolah Dasar (SD) Bukittinggi mempunyai daya tampung 2.948 siswa, untuk negeri dan swasta, SMP sebanyak 2.353 orang, SMA sebanyak 1.140 siswa dan SMK mampu menampung sebanyak 960 siswa.
Dari daya tampung tersebut, diharapkan semua siswa di Bukittinggi dan sekitarnya dapat terakomodir oleh-oleh sekolah yang ada. Namun tetap dengan catatan tidak ada lagi sikap fanatik masyarakat terhadap satu sekolah yang dianggap paling berkualitas. Artinya semua sekolah itu sama dan patut menjadi tempat menuntut ilmu. “Masyarakat diharapkan paham bahwa Pemerintah Daerah akan selalu memberikan perhatian yang sama kepada setiap sekolah untuk meningkatkan mutu. Pemahaman ini hendaknya ditunjukkan dengan memberikan kepercayaan dan nilai yang sama kepada sekolah di Bukittinggi. Tidak terlepas itu sekolah negeri ataupun swasta”, harap Ellya.Dalam PSB di masing-masing tingkatan sekolah ada perbedaan dalam sistem perekrutan, tambah Ellya. Pada tingkatan SD, penerimaan dilakukan di masing-masing sekolah berdasarkan nilai siswa dan tempat tinggal. Untuk tingkatan SMP diselenggarakan perekrutan dua pintu, yaitu di SMPN 2 dan SMPN 4. Dan untuk Sekolah Menengah Atas diselenggarakan perekrutan satu pintu, yaitu SMAN 4 Panorama Baru.
Untuk mencegah antrean yang panjang dan berdesak-desakan dari calon siswa, pendaftaran tingkat SMA ini dibagi menjadi empat gelombang. Hari pertama ini, khusus dialokasikan untuk pendaftar asal SMPN 1, SMPN 5, dan SMPS Xaverius. Hari kedua untuk siswa lulusan SMPN 2, SMPN 6, dan MTsN 1. Sedangkan hari ketiga untuk pendaftar dari SMPN 7, SMPN 3, dan MTsN 2. Adapun hari terakhir pendaftaran diperuntukkan untuk siswa keluaran SMPN 4, SMPN 8, SMPS PSM, MTs swasta, SMP swasta Al Ishlah Yulman Hadi selaku komite yang mewakili wali murid juga berharap orang tua juga berperan aktif untuk memberikan motivasi dan pengarahan kepada anak-anaknya dalam memilih sekolah. “Kita wajib mendukung usaha pemerintah untuk menyelenggarakan Sistem PSB yang transparan dan bersih”, ajak Yulman yang juga anggota DPRD Sumbar ini. (010/KOMINFO)